PENINGKATAN
PRESTASI BELAJAR PKn
MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STRUKTURAL
(NUMBERED HEAD TOGETHER) PADA SISWA KELAS
X.5 DI SMA NEGERI 1 SAWAN
TAHUN PELAJARAN 2012/2013
Oleh
I Nengah Pastama
NIM 0814041036
Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
ABSTRAK
Penelitian
ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran
Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dikelas X.5 SMA Negeri 1 Sawan tahun pelajaran
2012/2013.
Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas yang
dilaksanakan sebanyak dua siklus, dan peneliti sebagai guru dalam pelaksanaan
pembelajaran. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi,
dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.5 SMAN 1 Sawan dengan
jumlah 34 siswa yang terdiri dari 15 orang laki-laki dan 19 orang perempuan.
Analisis data yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif
dan deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa
prestasi belajar siswa pada siklus I sebesar 79,88% termasuk ke dalam
katagori sedang dengan nilai rata-rata kelas sebesar 73,11, sedangkan pada
siklus II yaitu sebesar 87,75% termasuk
kedalam katagori tinggi dengan nilai rata-rata kelas mencapai 81,79. Jadi
dengan demikian dapat di simpulkan bahwa prestasi belajar dari siklus I ke
siklus II mengalami peningkatan sebesar 7,87%. Hasil observasi menujukan respon
dan partisipasi siswa dalam mengikuti pembelajaran mengalami peningkatan tiap
siklusnya, untuk respon siswa pada siklus I 46,3, untuk siklus II sebesar
48,46. Sedangkan partisipasi siswa pada sklus I sebesar 43,07, dan untuk siklus
ke II sebesar 43,76. Kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan metode
pembelajaran kooperatif model struktural (Numbered
Head Together) selama penelitian antara lain: (1) Siswa belum terbiasa
dengan metode pembelajaran kooperatif model struktural (Numbered Head Together), karena metode pembelajaran ini pertama kalinya
diterapkan dikelas tersebut, selain itu mereka terbiasa dengan model
konvesional (ceramah) sehingga metode ini dirasakan asing bagi mereka, (2) Siswa
masih banyak ragu dan takut dalam mengemukakan pendapatnya pada saat diskusi
berlangsung, (3) Masih
ada kelompok yang belum bisa menyelesaikan tugas kelompoknya sesuai waktu yang
ditentukan.
.
Kata Kunci : Prestasi
belajar, metode pembelajaran kooperatif model struktural (Numbered Head Together).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar